Arwahku ditiup kumbang,
Sebab terlalu banyak lubang
Sementara orang mengharapkan kembang
Nafasku berjalan lamban
Senyap sunyi nyaring di kepala
Pakaianku hanya menutup badan
Nyawaku sudah dingin
Merongrong ingin pergi
Apa yang menghentikanku?
Jelas bukan baju,
Tapi Ibu
Komentar
Posting Komentar