Di Kamar Ini Sekar Wangi Indonesia Gelas-gelas berceceran, helaian rambut jatuh dengan liarnya, kuncir rambut kami terselip diantara ruang yang bingar Begitupun dengan masalah, yang langsung terselip lalu raib Ketika kalian datang Yang dengan kurang ajar mengusik sunyiku Memakai kasurku, riasan dan membawa alih pelan beban Tiga perempuan abadi dalam Juni-ku Qumaira, Ayu, Almira, dan segelintir ribut yang pernah meneduh di kamar ini Wajah kita penuh rona Harum kita menyatu Di Kamar, di bebantalan, dan di ruangan kecil yang menampung euphoria; rasa bahagia sesaat Hingga saat terpecah belah, wangi kita, selalu terdata Di ruangan ini, di Kamar Nesia, Bulan Juni, Tahun 2025.
Aku adalah api yang tak pernah membutuhkan air. Tak padam dan tak surut, aku—tetaplah aku.