Menangis
Sekar Wangi Indonesia
Lalu ditarik seperti anakan panah
Sulit dan berat
Sampai meneteslah air mata
Yang timbul dari perih dada
Membocor hingga ke ujung mata, pipi, lalu... Asin!
Aku adalah api yang tak pernah membutuhkan air. Tak padam dan tak surut, aku—tetaplah aku.
Komentar
Posting Komentar