Seribu Maaf
Sekar Wangi Indonesia
Seribu maaf berlalu seperti awan,
Melintasi hari dan terus beralih
Kau tak bisa menghitung awan
Awan yang membawa pergi kalimat maafmu dariku
Dan kembali berpetualang entah dimana-kala, meninggalkan sosokku yang tak berpindah
Karena seribu maaf takkan berharga, jika terus menghilang dan berlalu-lalang
Dari mulutmu yang terus membocorkan kelalaian, matamu yang berbuai kebohongan
Seribu maaf takkan kuterima dengan jiwa kosong yang sepolos kain
Jika itu darimu
Darimu yang terus menggemakan kesalahan tanpa bosan,
Dan menumpukkan kecewa yang jatuh pada pelukan tubuh kecilku
Komentar
Posting Komentar