Dan Jogja...
Sekar Wangi Indonesia
Terdengar rintihan yang memanggilku kembali,
Kembali terlantar pada kota yang bersembur lampu kuning,
Menawarkan kursi kayu jati di sepanjang Malioboro, menjadi saksi para muda-mudi hingga sepasang kekasih tua
Mengalunkan instrumen dari langkah kaki kuda yang terus bekerja,
Di Jogja, hujan bukanlah bencana
Melainkan sebuah pemanis yang membuat jiwa-jiwamu hidup, membuahkan rindu pada Jogja yang selalu ingin kau erat kembali
Dan Jogja, bukanlah sebatas Daerah Istimewa
namun perasaan istimewa yang membekas di setiap sela jalannya
Komentar
Posting Komentar